Produk Sudah Dimasukkan Trolley Belanja
Lihat Trolley dan Bayar Lanjutkan Belanja

7 Alasan Mengapa Orang Malas Lebih Berpeluang untuk Sukses

Diposkan: 25 May 2018 15:18:58 PM Dibaca: 160 kali


Rasa malas adalah sesuatu yang dimiliki oleh semua orang, mulai dari yang agak malas hingga yang sangat malas. Namun beberapa orang punya tingkat kemalasan yang luar biasa dan sering membuat orang lain jengkel.

Sebagian besar dari kita menganggap kemalasan adalah sesuatu yang buruk. Tapi, bagaimana jika sebenarnya kemalasan bukanlah sesuatu yang buruk. Bagaimana jika kemalasan itu sebenarnya bisa membantu seseorang menjadi lebih sukses. Bagaimana mungkin?

Saya yakin sebagian besar pembaca akan merasa penasaran. Sebenarnya, ada banyak sekali orang malas yang sukses dalam hidupnya. Bahkan mereka sukses besar (saya sebut mereka karena pemalas yang sukses ada banyak sekali). Ketika masih bersekolah, orang tua dan guru bersusah payah untuk mendidik dan mengajari si pemalas untuk menulis dan matematika.

Namun, si pemalas lebih sering tertidur saat proses belajar-mengajar. Mereka lebih suka memancing atau kegiatan berolah raga. Dan ketika mereka masuk di perkuliahan, biasanya orang malas menghabiskan waktunya di tempat hiburan. Bila mereka mengambil kelas sains, kemungkinan besar mereka akan lama lulusnya.

Daftar Isi

Dulu Pemalas, Sekarang Hidupnya Sukses

sir Winston Churchill

 

sir Winston Churchill

Salah satu contoh nyata orang sukses yang dulunya pemalas adalah sir Winston Churchill. Di sekolahnya ia adalah murid yang paling buruk nilainya, ia bahkan tidak melanjutkan pendidikan ke perkuliahan.

Churchill acuh tak acuh pada banyak kegiatan, termasuk pada kegiatan olah raga. Salah satu kegiatan favoritnya adalah duduk di sebuah kursi goyang. Namun akhirnya ia berhasil menjadi seorang politisi hebat di masanya.

Ada banyak orang-orang hebat yang dulunya adalah orang yang sangat malas. Mereka diantaranya adalah Carl Marks, Newton, Picasso, Einstein, Mendeleev, dan masih banyak lagi.

Meskipun begitu, mereka berhasil mencapai kesuksesan yang luar biasa dan menjadi terkenal di seluruh dunia. Itu membuktikan bahwa orang malas justru bisa lebih sukses. Dan kemalasan bisa menjadi keuntungan besar.

Berikut adalah beberapa alasan mengapa orang malas lebih berpeluang untuk sukses:

1. Orang Malas Punya Daya Cipta

Orang malas biasanya sangat kreatif ketika mengatur pekerjaan. Mereka suka to the point dan tidak mau membuang-buang waktu untuk sesuatu yang tidak penting. Seorang karyawan yang malas selalu mencari cara untuk membuat pekerjaannya berjalan secara otomatis karena mereka sangat tidak suka pekerjaan yang monoton.

Salah satu hal menarik dari orang malas adalah mereka selalu membuat hidupnya lebih mudah. Mereka tidak mau menggali tanah dengan sekop, mereka menciptakan mesin untuk menggali. Mereka terlalu malas untuk pembersihan yang menyita waktu, mereka menciptakan penyedot debu. Mungkin saja penemuan-penemuan besar di abad ini diciptakan oleh para pemalas itu.

Artikel lain: 

2. Orang Malas Lebih Suka Berwirausaha

Seringkali orang malas justru lebih berani untuk berwirausaha. Mereka punya banyak sekali gagasan dan proyek yang ingin dikerjakan karena di otak mereka tidak dipenuhi dengan pemikiran dan tanggung jawab yang berlebihan. Mereka berpikir dengan cara yang berbeda. Dan bagi orang malas, lebih penting hasil ketimbang melakukan proses yang membosankan.

3. Mereka Tahu Kapan Waktu Beristirahat

Bagi para pemalas, istirahat adalah sesuatu yang sangat penting. Mereka mengetahui kapan harus rileks, karena terlalu banyak bekerja akan menghabiskan energi. Bagi orang malas, energi ini sangat dibutuhkan saat menyusun rencana yang lebih besar.

Orang yang bekerja terlalu keras sepanjang waktu akan lebih cepat pikun ketimbang para pemalas. Menurut beberapa ilmuwan, orang yang waktu produktifnya di malam hari dan memaksakan diri untuk berolah raga secara intensif justru akan merusak kesehatan. Terutama saat usia kita sudah 40 tahun. Jadi, para malas tetaplah menjadi diri Anda.

4. Mereka Lebih Santai

Orang malas ya pasti suka bersantai. Mereka tidak suka terburu-buru melakukan sesuatu dan melakukan banyak hal sepanjang waktu. Mereka mengambil waktu pribadi sebelum melakukan pekerjaan demi pekerjaan.

Banyak orang yang bekerja seperti orang panik, perhatian mereka terganggu dan tidak bisa berkomitmen memberikan yang terbaik pada pekerjaannya. Di sisi lain, orang malas biasanya lebih sedikit kekhawatirannya dan bisa melakukan pekerjaan mereka dengan tenang.

5. Mereka Tahu Tujuan yang Ingin Dicapai

Para pemalas mengerti bagaimana memprioritaskan dan memusatkan perhatian pada tujuan mereka sendiri, bukan pada yang dipaksakan orang lain. Mereka terlalu malas untuk melihat prioritas orang lain sehingga mereka fokus pada diri sendiri.

Biasanya para pemalasa lebih cepat mencapai tujuan mereka ketimbang kebanyakan orang. Dan akhirnya mereka punya lebih banyak waktu untuk bersantai.

6. Para Pemalas adalah Orang Pintar

Dibutuhkan sebuah pikiran yang pintar ketika Anda menjadi orang malas saat bekerja. Mungkin Anda bingung apa yang dimaksud dengan pernyataan itu. Orang malas selalu mencari cara bagaimana ia bisa bersantai saat kerja, dan bisa menyelesaikan pekerjaan pada waktunya.

Karyawan itu biasanya cenderung cerdas atau bodoh, malas atau telaten. Jika Anda pintar dan malas, mungkin Anda adalah pekerja paling efisien di perusahaan tempat Anda bekerja.

7. Mereka Memanfaatkan Teknologi agar Bisa Lebih Malas

Jaman modern seperti sekarang ini ada banyak program, aplikasi, dan gadget yang sangat memudahkan orang untuk melakukan pekerjaan lebih cepat. Para pemalas tahu tentang semua itu, dan mereka memanfaatkan teknologi untuk menyelesaikan pekerjaan mereka dua kali lebih cepat.

Salah satu contoh penerapannya, ketika mereka mengerjakan sebuah dokumen, mereka tidak hanya menuliskannya lalu mengirim ke editor, manajer, dan orang lain untuk diperiksa. Hal ini bisa memakan banyak waktu. Para pemalas memilih membuat Google Docs, memberikan akses pada orang lain sehingga bisa memeriksa, mengoreksi, dan menyetujui dokumen tersebut lebih cepat. Cara ini membuat proses kerja menjadi lebih efisien, dan cepat, dan pada akhirnya memberikan waktu bagi mereka untuk bermalas-malasan.

Baca juga:

Kesimpulan:

Arnold Ludwig, seorang profesor asal Amerika Serikat pernah melakukan analisis terhadap lebih dari 1000 orang yang mencapai kesuksesan besar dalam hidup. Dari penelitiannya, Arnold mendapat kesimpulan bahwa selain bakat alami, seseorang harus bisa membuang-buang waktu.

Mungkin kedengarannya seperti paradoks di jaman sekarang ini yang serba cepat. Namun, si jenius Einstein pernah mengatakan bahwa kebosanan merupakan sebuah alat hebat untuk mengembangkan kreativitas dan imajinasi.

Jadi, sekarang Anda percaya kan kenapa orang malas lebih berpeluang untuk sukses.

sumber:https://www.maxmanroe.com/orang-malas-lebih-berpeluang-untuk-sukses.html



0 Komentar

Tinggalkan Komentar

* Nama
* Email
  Website
* Komentar Note: HTML tidak diterjemahkan!
Masukkan kata ke dalam box:
Blog Search



ABOUT NARSIS

Narsis Digital Printing Terletak di Pusat Kota Medan

Bersebelahan dengan Kantor Walikota Medan

Berada Tepat di Pusat Perbelanjaan Grand Palladium Mall

Narsis Digital Printing Merupakan Sebuah Perusahaan yang Bergerak di Bidang

Produksi Merchandise, Souvenir dan Aneka Product Custom

Narsis juga Memberikan Kesempatan Bagi Narsis Mania yang Ingin Belajar Berwirausaha

Untuk Menjadi Reseller ataupun Membuka Usaha Sendiri dengan Mengikuti

Program Kemitraan Narsis Digital Printing

STORE 1

Jl. Kapten Maulana Lubis no. 8
Grand Palladium Mall
Lantai II Blok SS 31 No. 5 & 6 Medan
Sumatera Utara - Indonesia

Hp : 0821 6108 4420

STORE 2

Jl. Kapten Maulana Lubis no. 8
Grand Palladium Mall
Lantai II Blok SS 50 No. 1 & 2 Medan
Sumatera Utara - Indonesia

Hp : 0822 7777 2826

MANAGEMENT

Jl. Kapten Maulana Lubis no. 8
Grand Palladium Mall
Lantai II Blok SS 10 No. 1 - 7 Medan
Sumatera Utara - Indonesia

Hp : 0822 7220 7968

TESTIMONI

  • Bapak Irwan Surya
  • Alween Ong Perlahan kudekati dia dan bertanya beberapa hal, terkesan sekali dengan sikap nya yang bersahaja, ramah, penuh senyuman dan satu lagi kurasakan ketulusan dari seluruh jawaban jawabannya. Aku tak ragu, nurani berkata, aku bisa memulainya disini, dengan nya, Alween Ong. Lalu secara sekasama kami merencanakan pekerjaan pekerjaan yang kuinginkan, dan Alween melayaniku dengan teliti dan aku percaya aku dapat mempercayainya, instuisi berkata demikian. Dan memang untuk order pertama, aku puas dan aku tetap merasakan ketulusannya. Seketika aku terkesima dengannya, di balik balutan jilbabnya dan baju muslimnya yang khas, dia sangat lincah dan enjoyable, sapaannya hangat, dan sangat bersahabat, aku sangat menikmati bekerjasama dengannya. Kemudian di komunikasi kami berikutnya tak ragu aku menyapa dengan sayang, karena pikirku dia pantas jadi anakku, mungkin dia tak jauh beda dengan usia anak sulungku, aku melihat ketekunan dalam usaha yg dia kerjakan, aku merasakan kasih nya yg memberdayakan orang disabilitas, perlahan aku mengamati bagaimana dia memberi perintah pada pekerjanya yg ternyata tidak bisa bicara, bisu...dan dia tetap dengan senyuman dan guyonannya yang khas, aku suka caranya. Dan pekerjanya nyaman bekerja dengan caranya, dan aku melihat bagaimana dia sendiri coba melayani semua pelanggannya dengan cara yg sama dan kelincahannya, kegesitannya, membuatku terbang pada masa aku masih seusianya.. Memang sekarang bisa dikata aku tak muda lagi, 49 menjelang 50 tahun, sudah tualah atau sedikit tua juga boleh deh. Tetapi yg pasti masih ada banyak semangat yg ingin kutularkan pada anak anak ku, pada sahabat sahabatku yg seusiaku, yg mulai sakit sakitan dan merintih payah..... Jauh dalam benakku yang dulu pernah terbersit, kembali aku mengingatnya seketika kulihat Alween Ong dalam kesehariannya di toko kecilnya, tapi ya ampun....ordernya tidak terhitung. Kemudian pun lewat BBM dia tak sungkan berbagi banyak informasi denganku yang menunjukkan siapa dia dengan banyak kegiatannya, dia share dan mengajak teman teman perduli dengan pengungsi Rohingya, mengajak berbagi kasih dengan mereka, aku nyaman dengan " sharing" annya, dia share acara seminar seminar yang diadakan dimana dia juga berperan didalamnya, dia share pembentukan kepengurusan komunitas usaha dimana dia juga terlibat di dalamnya, aku merasakan setiap energi yang dikeluarkannya, dia mengingatkanku lagi pada masa aku masih sekuat dia. Dan...akhirnya aku memacu diriku mewujudkan kembali mimpiku yang tertunda, kupikir akupun pasti bisa memulainya sekarang di usia senjaku, dan aku putuskan untuk ambil kelasku, corel draw...ah senangnya, di hari pertama aku belajar design kartu nama, dan aku berhasil membuat kartu nama seperti yang aku pikirkan, masih sederhana pasti, aku masih jauh dari jago...tapi aku melihat gairahku untuk berkarya kembali berkobar, karena aku melihat kegesitan nya dan itu memacuku lagi. Aku bersyukur mengenal dia, dan aku berharap banyak anak muda anak bangsaku mau belajar darinya, kerja keras dan berjuang, itulah hidup sebenarnya. Dan dia melayani semua pelanggannya dengan senyum ketulusannya. Aku terkesan dengan kesederhanaannya, dan kealimannya yang tak dapat disembunyikannya, tapi dia tetap Indonesia. Perlahan sambil lalu aku bertanya : dibelakang namamu kenapa ada "Ong" nya....dengan sumringah dia menjawab ku, oh iya ibu...ayahku"cina" ....dia tidak menutupi siapa dia dibalik balutan baju panjang dan jilbabnya yang hangat membalut tubuhnya. Karena dia bekerja untuk dirinya, dan dia berjuang mengekspresikan dirinya sendiri tanpa tergantung kepada orang lain dan tidak akan pernah menganggu orang lain,dia berani dengan identitasnya. Dimasa reformasi yang kita agungkan ini, tapi yang membuat banyak orang kebablasan, bahkan anak bangsa sendiri pun tak lagi menghidupi kebhinekaan...kemajemukan Indonesia, aku bersyukur aku mengenal Alween Ong, aku bangga melihatnya, tanpa banyak bicara dia melakukan saja bagiannya, dan aku merasakan kasih dalam setiap gerakannya. Aku masih order ini dan itu, dan dia dengan sabar mencarikan untuk ku ini dan itu seperti yang kubutuhkan dan kuinginkan, dia berusaha bekerja tepat waktu dan harganya terjangkau....dia gak neko neko...dan aku tetap merasakan ketulusannya Dan sejauh ini, Alween Ong menyemangatiku lagi untuk belajar, belajar, dan menulisi lagi lembar lembarku yang lama tak kusapa, buktinya tulisanku ini, cukup enaklah buat dibaca..iyakan..iyakan....*senyum sendiri* Aku menulis catatan ku ini pukul 00.30 setelah aku menyelesaikan design 2 kartu nama, tadinya aku sudah berdoa dan merencanakan tidurku, tapi pikiranku menggelitiku untuk menulisi catatanku, dan aku duduk lagi dan mulai menuliskannya, menuliskan apa yang lewat di kepalaku sebelum nanti aku lupa. Terimakasih Alween...teruslah berkarya..memberdayakan kaum disabilitas, tersenyum ramah, kerja keras, murah hati dan bersedekah, minimal mimpiku menyeruak kepermukaan untuk kembali minta diwujudkan, entahpun tak sampai matang yang jelas aku sudah memulainya karena aku mengenal dan mengamati kegesitanmu. Jangan lupa makan ya....order boleh banyak, tapi kesehatanmu tetap yang utama Besok besok kalau aku sudah mahir, order boleh berbagikan...karena itu jugalah yang menjadi impiannya, menjadikan banyak wirausahawan yang mandiri lewat lembaga dan komunitas dimana dia aktif sebagai pengurusnya, dia tidak takut disaingi karena dia tidak merasa menjadi pesaing....rejeki orang masing masing, begitu mottonya. Terimakasih Tuhan aku mengenalnya, dan biarlah dia jadi berkat bagi banyak orang dengan caranya. Salut.....buat Alween Ong

    Bu Juliana Silalahi
  • Baru pertama x ny ke narsis digital...
    Awal liat dr lantai 1 tmptny da jd point of interest aja kak, trs seneng duduk di bangku yg disediakan disna smbil baca2 tulisan didinding ny adem, bnyk pelajaran dsna. Islami sekali.. Kakak2 dsna juga ramah... Apalagi td ada kk yg ramaaaah x, lupa nanya namanya kak, yg pertama kk yg agak sedikit tomboy n satu lg kk kk itu enggak pkk bj team narsis, dia meladeni dni dengan sangat baik n ramah ^_^
    Hasil puzzle ny jg bgs... Seneng dengan hasil nya kak. Jd tertatik jd member. Insyaallah nnt dni ksna lg n dftr lgsg jd member narsis heheheh....
    N smg nnt bs ktmu dgn kk n cerita bnyk ma kk....
    Mkin kagum ama ownernya
    Ini hasil cetakan puzzle ny kak...
    Awalny dni bwt ukuran 20x20 ternyata puzzlenya 20x15 klo g slh, untungny dni bw file mentahny, trs kk yg enggak pkk bj team ngasi solusi klo font ny digeser n dibesarin heheheh... Jdny begini, n memuaskan...
    Mksh bwt team narsis digital ^_^

    Andini Fitri Lubis
  • Narsis Mantap ^_^

    Nayla
  • Narsis Bagus Produknya keren-keren dan pastinya gak mengecewakan

    Kiki
Cek Ongkir
Propinsi
Kabupaten
Kecamatan
Berat Gram
LIVE FEED
    Please Like Us

    ORDER TRACKER

    Nomor Order:
    Email:
    Cek Order
    Cetak, Print, Sablon, Bordir, Souvenir, Promosi, Satuan | Narsis Digital Printing Medan © 2019. Alcompany Indonesia
    Mobile Site