Produk Sudah Dimasukkan Trolley Belanja
Lihat Trolley dan Bayar Lanjutkan Belanja

7 Hal Berharga Ini Sering Dikorbankan Dulu Demi Mencapai Kesuksesan

Diposkan: 04 Dec 2017 10:58:25 AM Dibaca: 11238 kali


Kadang dalam proses menuju kesuksesan, seseorang harus mengorbankan sesuatu. Tak jarang bahkan sesuatu yang teramat berharga pun juga tak bisa terelakkan untuk menjadi korban. Tentu kita sering melihat orang-orang yang sukses baik dengan bisnis maupun dengan karir nya sebagai pegawai yang rela berkorban untuk mencapai kesuksesan.

Memang jika telaah lebih dalam, pengorbanan ini pada saatnya nanti akan mendapatkan ganti. Ganti yang bahkan mungkin akan lebih besar dari pada apa yang dikorbankan sebelumnya. Berat memang, namun inilah salah satu jalan yang harus dilewati seseorang ketika ingin mencapai kesuksesan. Di bawah ini adalah sesuatu yang sangat berharga yang sering dikorbankan dulu untuk meraih kesuksesan.

1. Berkorban Waktu

Waktu adalah yang paling sering dikorbankan dalam hal ini. Tidak bisa dipungkiri, sulitnya membagi waktu yang ideal dalam menjalankan bisnis seringkali banyak mengorbankan waktu itu sendiri. Kebanyakan orang yang ingin mencapai kesuksesan tidak mengindahkan seberapa banyak waktu yang ia korbankan. Waktu adalah sesuatu yang sangat berharga dan itu lebih dari sekedar uang.

2. Berkorban Keluarga dan Orang Terdekat

Keluarga adalah hal berikutnya yang menjadi korban. Selain keluarga orang-orang terdekat seperti pacar, sahabat atau teman juga sering menjadi korban. Kesibukan seseorang untuk mendapatkan kesuksesan yang sering memisahkan mereka untuk sementara waktu. Kadang menyakitkan memang, namun percayalah ini hanya sementara saja.

 

3. Berkorban Kehidupan Pribadi

Boro-boro memikirkan orang lain, memikirkan diri sendiri saja sangat jarang. Ini yang membuat orang-orang yang sedang dalam proses menuju kesuksesan sering melupakan kehidupan pribadi mereka. Nah, inilah yang menjadikan kita juga sering lupa untuk memikirkan pasangan untuk hidup kita kelak. Maka jangan heran ketika kita melihat ada banyak orang yang belum menikah padahal secara logika sudah pada usia yang matang.

4. Berkorban Istirahat

Sudah jelas ini, kesibukan mereka tentu akan membuat istirahat akan berkurang. Dengan intensitas kesibukan yang sangat luar biasa padat, orang-orang yang sedang dalam proses mencapai kesuksesan tentu saja akan sulit mencari waktu untuk beristriahat.

Lembur, kejar target, melayani klien dengan maksimal pasti akan mengganggu jam istirahat kalian. Kadang dalam proses menggapai kesuksesean seseorang memerlukan waktu yang lebih, sehingga mengurangi waktu istirahat mereka.

5. Berkorban Pendidikan

Pendidikan juga sering dikorbankan untuk meraih kesuksesan. Tidak semua orang memang mengorbankan #pendidikan demi kesuksesan dalam bisnis. Masih banyak juga orang yang mengutamakan pendidikan meski sedang menapaki kesuksesan di dunia bisnis.

Namun kecenderungan lebih memilih karir atau bisnis dulu dari pada pendidikan juga tidak sedikit. Orang yang lebih mengutamakan bisnis dan karir cenderung berpikir bahwa mumpung masih ada peluang bisnis di depan mata, sayang kalau dibiarkan begitu saja.Juga mereka berpikir bahwa peluang tidak akan datang dua kali, maka mereka lebih memilih mengambil peluang tersebut dan mengesampingkan pendidikan untuk sementara waktu.

6. Berkorban Kehidupan Sosial

Dengan segudang kesibukan yang melilit, pasti akan sulit untuk mendapatkan waktu luang untuk bersosial. Bersosialisasi di lingkungan sekitar rumah pun kadang menjadi sesuatu yang sangat sulit untuk dilakukan.

Sayang sekali memang mereka menjadi orang yang jarang berinteraksi dengan orang lain. Mereka hanya berkutat dengan orang-orang yang ada dalam lingkaran bisnis atau pekerjaan mereka. Pekerjaan dan bisnis seperti memaksa mereka untuk berpisah dengan orang-oerang yang ada di sekitar.

7. Berkorban Kesehatan

Kesehatan bisa dinomor duakan ketika seseorang sudah terjun di dalam suatu aktifitas pekerjaan yang sangat padat. Apalagi dengan tujuan dan target yang selalu berkembang dan semakin tinggi, orang sering menjadi lupa dengan #kesehatan mereka sendiri.

Mereka cenderung tidak lagi memikirkan kesehatan ketika fokus dan serius dalam menjalankan pekerjaan. Tidak hanya satu atau dua orang saja, namun ini banyak orang yang mengalaminya.


Tags

0 Komentar

Tinggalkan Komentar

* Nama
* Email
  Website
* Komentar Note: HTML tidak diterjemahkan!
Masukkan kata ke dalam box:
Blog Search



ABOUT MERCHANDISE CUSTOM

Merchandise Custom Terletak di Pusat Kota Medan

Bersebelahan dengan Kantor Walikota Medan

Berada Tepat di Pusat Perbelanjaan Grand Palladium Mall

Merchandise Custom Merupakan Sebuah Perusahaan yang Bergerak di Bidang

Produksi Merchandise, Souvenir dan Aneka Product Custom

Merchandise Custom juga Memberikan Kesempatan Bagi para sahabat yang Ingin Belajar Berwirausaha

Untuk Menjadi Reseller ataupun Membuka Usaha Sendiri dengan Mengikuti

Program Kemitraan Narsis Digital Printing

STORE 1

Jl. Kapten Maulana Lubis no. 8
Grand Palladium Mall
Lantai II Blok SS 31 No. 5 & 6 Medan
Sumatera Utara - Indonesia

Hp : 0821 6108 4420

STORE 2

Jl. Kapten Maulana Lubis no. 8
Grand Palladium Mall
Lantai II Blok SS 50 No. 1 & 2 Medan
Sumatera Utara - Indonesia

Hp : 0822 7777 2826

MANAGEMENT

Jl. Kapten Maulana Lubis no. 8
Grand Palladium Mall
Lantai II Blok SS 10 No. 1 - 7 Medan
Sumatera Utara - Indonesia

Hp : 0822 7220 7968

TESTIMONI

  • Bapak Irwan Surya
  • Alween Ong Perlahan kudekati dia dan bertanya beberapa hal, terkesan sekali dengan sikap nya yang bersahaja, ramah, penuh senyuman dan satu lagi kurasakan ketulusan dari seluruh jawaban jawabannya. Aku tak ragu, nurani berkata, aku bisa memulainya disini, dengan nya, Alween Ong. Lalu secara sekasama kami merencanakan pekerjaan pekerjaan yang kuinginkan, dan Alween melayaniku dengan teliti dan aku percaya aku dapat mempercayainya, instuisi berkata demikian. Dan memang untuk order pertama, aku puas dan aku tetap merasakan ketulusannya. Seketika aku terkesima dengannya, di balik balutan jilbabnya dan baju muslimnya yang khas, dia sangat lincah dan enjoyable, sapaannya hangat, dan sangat bersahabat, aku sangat menikmati bekerjasama dengannya. Kemudian di komunikasi kami berikutnya tak ragu aku menyapa dengan sayang, karena pikirku dia pantas jadi anakku, mungkin dia tak jauh beda dengan usia anak sulungku, aku melihat ketekunan dalam usaha yg dia kerjakan, aku merasakan kasih nya yg memberdayakan orang disabilitas, perlahan aku mengamati bagaimana dia memberi perintah pada pekerjanya yg ternyata tidak bisa bicara, bisu...dan dia tetap dengan senyuman dan guyonannya yang khas, aku suka caranya. Dan pekerjanya nyaman bekerja dengan caranya, dan aku melihat bagaimana dia sendiri coba melayani semua pelanggannya dengan cara yg sama dan kelincahannya, kegesitannya, membuatku terbang pada masa aku masih seusianya.. Memang sekarang bisa dikata aku tak muda lagi, 49 menjelang 50 tahun, sudah tualah atau sedikit tua juga boleh deh. Tetapi yg pasti masih ada banyak semangat yg ingin kutularkan pada anak anak ku, pada sahabat sahabatku yg seusiaku, yg mulai sakit sakitan dan merintih payah..... Jauh dalam benakku yang dulu pernah terbersit, kembali aku mengingatnya seketika kulihat Alween Ong dalam kesehariannya di toko kecilnya, tapi ya ampun....ordernya tidak terhitung. Kemudian pun lewat BBM dia tak sungkan berbagi banyak informasi denganku yang menunjukkan siapa dia dengan banyak kegiatannya, dia share dan mengajak teman teman perduli dengan pengungsi Rohingya, mengajak berbagi kasih dengan mereka, aku nyaman dengan " sharing" annya, dia share acara seminar seminar yang diadakan dimana dia juga berperan didalamnya, dia share pembentukan kepengurusan komunitas usaha dimana dia juga terlibat di dalamnya, aku merasakan setiap energi yang dikeluarkannya, dia mengingatkanku lagi pada masa aku masih sekuat dia. Dan...akhirnya aku memacu diriku mewujudkan kembali mimpiku yang tertunda, kupikir akupun pasti bisa memulainya sekarang di usia senjaku, dan aku putuskan untuk ambil kelasku, corel draw...ah senangnya, di hari pertama aku belajar design kartu nama, dan aku berhasil membuat kartu nama seperti yang aku pikirkan, masih sederhana pasti, aku masih jauh dari jago...tapi aku melihat gairahku untuk berkarya kembali berkobar, karena aku melihat kegesitan nya dan itu memacuku lagi. Aku bersyukur mengenal dia, dan aku berharap banyak anak muda anak bangsaku mau belajar darinya, kerja keras dan berjuang, itulah hidup sebenarnya. Dan dia melayani semua pelanggannya dengan senyum ketulusannya. Aku terkesan dengan kesederhanaannya, dan kealimannya yang tak dapat disembunyikannya, tapi dia tetap Indonesia. Perlahan sambil lalu aku bertanya : dibelakang namamu kenapa ada "Ong" nya....dengan sumringah dia menjawab ku, oh iya ibu...ayahku"cina" ....dia tidak menutupi siapa dia dibalik balutan baju panjang dan jilbabnya yang hangat membalut tubuhnya. Karena dia bekerja untuk dirinya, dan dia berjuang mengekspresikan dirinya sendiri tanpa tergantung kepada orang lain dan tidak akan pernah menganggu orang lain,dia berani dengan identitasnya. Dimasa reformasi yang kita agungkan ini, tapi yang membuat banyak orang kebablasan, bahkan anak bangsa sendiri pun tak lagi menghidupi kebhinekaan...kemajemukan Indonesia, aku bersyukur aku mengenal Alween Ong, aku bangga melihatnya, tanpa banyak bicara dia melakukan saja bagiannya, dan aku merasakan kasih dalam setiap gerakannya. Aku masih order ini dan itu, dan dia dengan sabar mencarikan untuk ku ini dan itu seperti yang kubutuhkan dan kuinginkan, dia berusaha bekerja tepat waktu dan harganya terjangkau....dia gak neko neko...dan aku tetap merasakan ketulusannya Dan sejauh ini, Alween Ong menyemangatiku lagi untuk belajar, belajar, dan menulisi lagi lembar lembarku yang lama tak kusapa, buktinya tulisanku ini, cukup enaklah buat dibaca..iyakan..iyakan....*senyum sendiri* Aku menulis catatan ku ini pukul 00.30 setelah aku menyelesaikan design 2 kartu nama, tadinya aku sudah berdoa dan merencanakan tidurku, tapi pikiranku menggelitiku untuk menulisi catatanku, dan aku duduk lagi dan mulai menuliskannya, menuliskan apa yang lewat di kepalaku sebelum nanti aku lupa. Terimakasih Alween...teruslah berkarya..memberdayakan kaum disabilitas, tersenyum ramah, kerja keras, murah hati dan bersedekah, minimal mimpiku menyeruak kepermukaan untuk kembali minta diwujudkan, entahpun tak sampai matang yang jelas aku sudah memulainya karena aku mengenal dan mengamati kegesitanmu. Jangan lupa makan ya....order boleh banyak, tapi kesehatanmu tetap yang utama Besok besok kalau aku sudah mahir, order boleh berbagikan...karena itu jugalah yang menjadi impiannya, menjadikan banyak wirausahawan yang mandiri lewat lembaga dan komunitas dimana dia aktif sebagai pengurusnya, dia tidak takut disaingi karena dia tidak merasa menjadi pesaing....rejeki orang masing masing, begitu mottonya. Terimakasih Tuhan aku mengenalnya, dan biarlah dia jadi berkat bagi banyak orang dengan caranya. Salut.....buat Alween Ong

    Bu Juliana Silalahi
  • Baru pertama x ny ke narsis digital...
    Awal liat dr lantai 1 tmptny da jd point of interest aja kak, trs seneng duduk di bangku yg disediakan disna smbil baca2 tulisan didinding ny adem, bnyk pelajaran dsna. Islami sekali.. Kakak2 dsna juga ramah... Apalagi td ada kk yg ramaaaah x, lupa nanya namanya kak, yg pertama kk yg agak sedikit tomboy n satu lg kk kk itu enggak pkk bj team narsis, dia meladeni dni dengan sangat baik n ramah ^_^
    Hasil puzzle ny jg bgs... Seneng dengan hasil nya kak. Jd tertatik jd member. Insyaallah nnt dni ksna lg n dftr lgsg jd member narsis heheheh....
    N smg nnt bs ktmu dgn kk n cerita bnyk ma kk....
    Mkin kagum ama ownernya
    Ini hasil cetakan puzzle ny kak...
    Awalny dni bwt ukuran 20x20 ternyata puzzlenya 20x15 klo g slh, untungny dni bw file mentahny, trs kk yg enggak pkk bj team ngasi solusi klo font ny digeser n dibesarin heheheh... Jdny begini, n memuaskan...
    Mksh bwt team narsis digital ^_^

    Andini Fitri Lubis
  • Narsis Mantap ^_^

    Nayla
  • Narsis Bagus Produknya keren-keren dan pastinya gak mengecewakan

    Kiki
Cek Ongkir
Propinsi
Kabupaten
Kecamatan
Berat Gram
LIVE FEED
    Please Like Us

    ORDER TRACKER

    Nomor Order:
    Email:
    Cek Order
    Merchandise Custom | Vendor Merchandise Perusahaan Terbaik © 2026. Alcompany Indonesia
    Mobile Site